Berita

Mata Ade Rai Kenapa dan Karena Sakit Apa Sekarang? INFO Ada

397
×

Mata Ade Rai Kenapa dan Karena Sakit Apa Sekarang? INFO Ada

Sebarkan artikel ini
Mata Ade Rai Kenapa dan Karena Sakit Apa Sekarang
Mata Ade Rai Kenapa dan Karena Sakit Apa Sekarang

Mata Ade Rai Kenapa dan Karena Sakit Apa Sekarang? – Ade Rai di kenal sebagai ikon binaraga Indonesia yang memiliki gaya hidup sangat sehat.

Namun, banyak penggemar dan netizen yang sering bertanya-tanya mengenai kondisi terbaru matanya sekarang ini.

Jika di perhatikan secara saksama, terutama pada bagian mata sebelah kiri, sering kali terlihat sedikit lebih tertutup atau tampak tidak simetris di bandingkan mata kanannya.

Hal ini memicu spekulasi di kalangan publik: Apakah Ade Rai sedang sakit apa dan kenapa matanya atau itu akibat dari suplemen tertentu?

Penyebab Kondisi Mata Ade Rai

Faktanya, kondisi mata Ade Rai bukanlah di sebabkan oleh penyakit berat atau efek samping dari gaya hidup binaraganya.

Dalam berbagai kesempatan wawancara dan penjelasan di media sosial, terungkap bahwa kondisi tersebut adalah Ptosis.

BACA JUGA: Siapa itu Arkayla Zahra Puspita yang Viral? Cek Biodata dan Profil

Ptosis adalah kondisi di mana kelopak mata bagian atas turun atau terkulai.

Pada kasus Ade Rai, hal ini merupakan kondisi bawaan atau cedera otot kelopak mata yang sudah terjadi sejak lama.

Kondisi ini murni bersifat estetika dan tidak mengganggu fungsi penglihatannya secara signifikan.

Selain itu, Ade Rai juga pernah menjelaskan bahwa kelelahan atau kurang tidur terkadang membuat otot-otot di sekitar matanya tampak lebih turun.

Sebagai seseorang yang sangat aktif dan memiliki jadwal padat, intensitas latihan yang tinggi terkadang memengaruhi tampilan wajahnya, namun bukan berarti ia mengidap penyakit kronis.

Bagaimana Kabarnya Sekarang?

Hingga saat ini, Ade Rai berada dalam kondisi sangat sehat. Di usianya yang sudah melewati kepala lima, ia tetap konsisten menjalankan pola makan rendah karbohidrat, rutin berpuasa (intermittent fasting), dan melakukan latihan beban.

Ia justru menjadi sosok yang semakin vokal dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga komposisi tubuh dan kesehatan metabolik.

Baginya, penuaan adalah proses alami, namun menjaga kualitas hidup adalah sebuah pilihan.

Kondisi matanya sama sekali tidak menghambat prestasinya sebagai edukator kesehatan maupun kebugarannya secara fisik.

Kesimpulan

Kondisi mata Ade Rai yang tampak tidak simetris atau sedikit tertutup bukan disebabkan oleh penyakit berbahaya, stroke, maupun penggunaan zat terlarang.

Hal tersebut adalah Ptosis atau penurunan kelopak mata yang bersifat fisik/otot.

Ade Rai tetap menjadi inspirasi kesehatan bagi masyarakat Indonesia dengan kondisi fisik yang tetap prima dan bugar.

Pesan utamanya selalu sama: fokuslah pada apa yang bisa kita kontrol, yaitu asupan makanan dan aktivitas fisik, daripada merisaukan kekurangan fisik yang tidak memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.