Apakah Benar Tengku Qori Meninggal Dunia? – Belakangan ini, media sosial di ramaikan oleh kabar yang menyebutkan bahwa Tengku Qori meninggal dunia.
Informasi tersebut menyebar dengan cepat melalui berbagai platform, seperti TikTok, Instagram, Facebook hingga grup percakapan WhatsApp.
Banyak warganet yang terkejut dan mempertanyakan kebenaran kabar tersebut, mengingat nama Tengku Qori muda cukup di kenal oleh publik.
Namun, hingga saat ini, kabar mengenai meninggalnya Tengku Qori belum dapat di pastikan kebenarannya.
Apakah Tengku Qori Meninggal Dunia?
Pertanyaan yang saat ini sedang banyak di cari melalui internet adalah Tengku Qori apakah sudah meninggal (RIP).
Beliau meninggal karena sakit apa dan kenapa kronologi tersebut?
Tidak ada pernyataan resmi dari pihak keluarga, kerabat dekat, maupun sumber terpercaya yang mengonfirmasi berita duka tersebut.
Selain itu, media arus utama juga belum memuat informasi valid terkait kabar wafat tersebut.
Hal ini menimbulkan dugaan bahwa berita tersebut hanyalah rumor atau hoaks yang sengaja di sebarkan tanpa dasar yang jelas.
Fenomena kabar kematian palsu bukanlah hal baru di era digital. Kecepatan penyebaran informasi di media sosial sering kali tidak di imbangi dengan proses verifikasi yang memadai.
Akibatnya, banyak masyarakat yang langsung mempercayai dan membagikan informasi tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.
Padahal, kabar hoaks seperti ini dapat menimbulkan kepanikan, kesedihan, serta merugikan pihak yang di sebutkan dalam berita.
Masyarakat di imbau untuk tetap bersikap tenang dan kritis dalam menyikapi informasi yang beredar.
Pastikan hanya mempercayai berita yang bersumber dari media kredibel atau pernyataan resmi dari pihak terkait.
Jika tidak ada konfirmasi yang jelas, sebaiknya informasi tersebut tidak di sebarluaskan.
Dengan demikian, menjawab pertanyaan “Apakah benar Tengku Qori meninggal dunia?”, hingga kini belum ada bukti atau konfirmasi resmi yang menyatakan hal tersebut benar.
Publik di harapkan menunggu informasi valid dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas kebenarannya.
Sikap bijak dalam bermedia sosial menjadi kunci utama untuk mencegah penyebaran hoaks di tengah masyarakat.












